Bahaya Sedot Lemak Untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui

bahaya-sedot-lemakDibalik keuntungan yang didapatkan, tersimpan bahaya sedot lemak untuk kesehatan. Tentunya anda bisa mendapatkan tubuh yang ideal dalam waktu singkat. Anda tidak perlu melakukan diet atau olahraga. Tubuh bisa langsung terlihat langsing dengan berat badan yang ideal. Namun akan tetap ada harga yang harus dibayar. Sesuai dengan namanya, maka operasi sedot lemak adalah proses menyedot lemak dari tubuh. Lemak yang dikurangi ada pada bagian tertentu seperti lengan, paha, bokong, perut, dan lain sebagainya. Efek samping dari sedot lemak bisa menjadi sangat berbahaya jika tidak dilakukan dengan prosedur yang tepat oleh ahlinya.

Bahaya Melakukan Sedot Lemak

Kebanyakan orang tertarik untuk melakukan sedot lemak karena berbagai alasan. Salah satunya adalah karena merasa diet dan olahraga yang dilakukan kurang berhasil. Tetapi ada juga orang yang merasa terlalu sibuk untuk melakukan diet dan olahraga, sehingga akhirnya memutuskan jalan pintas dengan sedot lemak. Kebanyakan orang yang melakukan hal seperti ini adalah orang dengan budget tinggi. Karena sedot lemak pastinya membutuhkan biaya yang banyak. Sedot lemak termasuk dalam jenis operasi. Sehingga sudah pasti akan ada bahaya dan resiko yang harus siap ditanggung. Kemungkinan terburuk yang terjadi adalah kematian. Kasus dari bahaya sedot lemak untuk kesehatan sudah banyak sekali terjadi.

Kesuksesan operasi sedot lemak juga tergantung pada beberapa faktor. Terutama skill atau keahlian dari dokter ahli bedah plastik. Selain itu setelah operasi anda juga akan merasakan efek samping. Maka dari itu sebaiknya cari dokter yang memang telah terkualifikasi dalam melakukan hal ini. Beberapa bahaya sedot lemak untuk kesehatan misalnya seperti pembengkakan sementara, memar, nyeri, alergi, dan mati rasa pada daerah yang disedot lemaknya. Hal ini biasanya terjadi pasca dilakukan operasi sedot lemak. Peradangan juga sangat mungkin terjadi. Bisa memakan waktu sekitar 6 bulan hingga pembengkakan sembuh. Malah terkadang cairan bisa terus keluar dari titik bekas sayatan operasi.

Resiko lainnya adalah kontur kulit yang rusak dan menjadi tidak simetris. Jika pasien sedot lemak memilikielastisitas kulit yang buruk, atau dokter salah dalam melakukan penyedotan maka kulit bisa mengalami benjolan dan keriput yang tidak merata. Hal ini bisa menjadi permanen jika tidak segera ditangani. Resiko lainnya dapat berdampak pada organ tubuh manusia. Misalnya komplikasi ginjal dan jantung. Hal ini karena cairan bius yang masuk dan darah yang keluar akibat perubahan jumlah cairan dalam tubuh ini bisa mempengaruhi kerja ginjal atau jantung anda. Dalam metode sedot lemak yg tumescent, terkadang dokter bisa memasukan konsentrasi cairan lidocaine terlalu tinggi dan pasien bisa mengalami keracunan lidocaine.Bahaya sedot lemak untuk kesehatan yang terakhir adalah kematian.

Source : www.webmd.com

Please follow and like us:

No comments have been made. Use this form to start the conversation :)

Leave a Reply

Enjoy this blog? Please spread the word :)