4 Mitos Yang Ternyata Fakta Dari Kanker Paru Paru

Fakta kanker paru paru
Fakta kanker paru paru

Faktar seputar kanker paru paru – Seperti yang kita ketahui bahwa penyakit kanker sangat sulit dideteksi dan gejala yang ditimbulkan mirip dengan penyakit pada umumnya sehingga tidak menimbulkan kecurigaan akan tumbuhnya kanker di dalam tubuh manusia sehingga seringkali penanganan medis tidak tepat. Pada artikel ini akan dibahas mengenai mitos yang ternyata adalah fakta dari penyakit kanker paru paru yang sering menyerang perokok aktif maupun pasif supaya kita dapat lebih mewaspadai dan menjaga kesehatan organ paru paru kita. Berikut ada 4 mitos yang harus kita ketahui:
1. Mitos: Infeksi TBC Dapat Diturunkan Secara Genetik
Virus TBC atau Tuberculosis adalah penyakit yang biasanya menginfeksi paru-paru (bisa juga di tulang, kulit, dan lainnya), yang dapat menyerang siapa saja dan bukan merupakan penyakit turunan. Penyakit ini dapat menular melalui udara (airborne), tepatnya melalui percikan dahak yang dikeluarkan penderitanya, saat sedang batuk atau bersin namun dapat disembuhkan dengan obat anti TBC. Bakteri mikrobakterium merupakan penyebab penyakit TBC. Gejalanya, batuk lebih dari 3 minggu, demam, berkeringat di malam hari, hilang nafsu makan, dan berat badan turun. Pada beberapa kasus, penderita dapat mengalami batuk darah. Jika Anda merasakan gejala gejala tadi, segera temui dokter. Pengobatan TBC butuh waktu cukup lama. Anda bisa sembuh total asal menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatan dari dokter. Jika anda tidak rutin meminum obat terapi TBC maka bakteri akan mengalami drug resistance atau kebal terhadap obat.

2. Mitos: Batuk Berarti Gangguan Pernapasan.
Tak selamanya batuk disebabkan oleh gangguan paru paru. Batuk juga bisa terjadi sebagai bentuk pertahanan tubuh. Biasanya batuk seperti ini muncul sebagai reaksi untuk mencegah atau mengusir benda asing yang menghambat kerongkongan. Anda boleh mulai merasa khawatir dengan batuk yang Anda derita, jika batuk itu sudah terasa berlebihan dan mengganggu. Pada banyak kasus, batuk memang mengindikasikan adanya infeksi pada saluran pernapasan, baik atas maupun bawah. Infeksi pada saluran pernapasan atas biasanya berhubungan dengan masalah radang tenggorokan dan flu. Sementara pada saluran pernapasan bawah, berhubungan dengan TBC, asma, atau radang paru paru.

3. Mitos: Kanker Paru Paru Tidak Dapat Disembuhkan.
Kanker paru paru memang termasuk salah satu jenis kanker yang sulit diobati, namun dapat disembuhkan. Hanya saja, sebagian besar penderita kanker paru-paru baru menemui dokter dan mulai pengobatan saat kanker sudah stadium 3 atau 4. Padahal cara terbaik untuk menaklukkan kanker adalah mengobatinya di stadium awal. Masalahnya, pada stadium awal, kanker paru-paru memang nyaris tanpa gejala. Sebaiknya, lakukan medical check up secara rutin sehingga mengetahui kondisi kesehatan tubuh termasuk paru paru. Baca juga artikel menarik tentang obat kanker paru paru paling alami.

4. Mitos: Obesitas Mempengaruhi Paru Paru.
Kebanyakan orang mengaitkan obesitas dengan masalah jantung dan tekanan darah. Padahal obesitas berpengaruh buruk bagi seluruh bagian tubuh, termasuk paru paru. Penimbunan lemak di diafragma dan dalam dinding dada bisa menurunkan fungsi paru paru. Akibatnya, terjadi gangguan pernapasan seperti sesak napas, meski saat aktivitas ringan. Selain itu, obesitas bisa menimbulkan masalah sleep apnea atau penyempitan saluran pernapasan. Akibatnya, pasokan oksigen akan berulang kali terhenti sehingga terjadi gangguan pernapasan saat tidur.

Itulah 4 fakta seputar kanker paru paru yang selama ini kita anggap mitos. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita semua.

Source : www.lungforce.org

Please follow and like us:

No comments have been made. Use this form to start the conversation :)

Leave a Reply

Enjoy this blog? Please spread the word :)